Senin, 18 Januari 2021

Menulis Jitu dengan Jurus TOJTRP

 

Menulis Jitu dengan Jurus TOJTRP

18 Januari 2020

Oleh Yuliani, S.Pd

(Guru SD Negeri 7 Nisam Kab. Aceh Utara)

 


Mengawali pertemuan Belajar Menulis malam ini, Om Jay mempersilahkan Bu Aam Nurhasanah dari Lebak Banten sebagai moderator untuk memimpin diskusi dengan narasumber hebat yaitu Ibu Noralia Purwa Yunita, M.Pd. kelahiran  Kudus, 12 Juni 1989.

Beliau putri pertama dari dua bersaudara dari pasangan Bapak Ali Achmadi, S.Pd dan ibu Noor Fatkhiyah, S.Pd.SD. Setelah kuliah program sarjana di Univeritas Negeri Semarang lalu melanjutkan program magister pendidikan di Universitas Negeri Semarang. Saat ini beliau bekerja sebagai pengajar di SMP Negeri 8 Semarang. Selain mengajar, penulis juga sebagai penulis baru di Yayasan Pusaka Thamrin Dahlan, tim penulis buku ajar di PENERBIT Bumi Aksara, penulis di Penerbit Inovasi Publishing, penulis baru di penerbit Mayor Andi Offset, tim pengembang IT SMP NEGERI 8 Semarang, SLCC PGRI Jawa Tengah, anggota komunitas koordinator virtual Indonesia (KKVI), anggota Musyawarah Guru Mata Pelajaran Prakarya dan IPA, serta Pembimbing ekstrakurikuler KIR SMP.

Prestasi yang pernah diraih penulis adalah Juara Harapan I lomba karya tulis di Universitas Negeri Semarang, program pendanaan Dinas Provinsi Jawa Tengah pada program fasilitasi karya ilmiah tingkat Provinsi Jawa Tengah, Program pendanaan LPPM pada usulan program pengabdian masyarakat, program pendanaan DIKTI pada program kreativitas mahasiswa tingkat nasional, pendanaan program Student Grand Hibah I'm Here DIKTI, serta sebagai pembimbing yang mengantarkan tim menjadi juara I lomba karya tulis ilmiah SMA tingkat Jawa tengah.

Karya yang sudah dibuat meliputi bahan ajar Kimia SMA, buku antologi "Menciptakan pola pembelajaran efektif dari rumah", buku seri ekoji academy "Digital Mindset" dan "Gamifikasi", buku " Jurus Jitu Menulis dan Berprestasi", buku "kiat praktis menulis modul berbasis riset" yang merupakan ubahan dari tesis menjadi buku, buku antologi "Kisah Inspiratif Sang Guru", antologi dengan siswa " Aku dan Corona", kompilasi penulis YPTD "Prahara di Tengah Corona" dan beberapa artikel yang telah dimuat di media daring dan cetak. Saat ini sedang tahap penyelesaian naskah untuk e-book "Merdeka Belajar : Konsep Revolusi Pendidikan Abad 21", naskah "Mobile Learning", dan beberapa naskah antologi baik kolaborasi antar guru dan siswa.

Bu Nora dapat dihubungi melalui email : noraliapurwa@gmail.com atau pada nomor whatsapp ; 087786578494 dan instagram : noralia_needtha.

Sebelum memulai materi, beliau minta ijin sejenak kepada bapak ibu untuk berdoa terkhusus kepada saudara 2 kita di Kalimantan Selatan, Sulawesi barat dan daerah lain yang sedang tertimpa musibah, semoga selalu dalam perlindungan Tuhan YME, diberikan kesehatan, keselamatan, kesabaran dan kekuatan dalam menghadapi segala musibah yang ada. Dan semoga keadaan segera pulih seperti semula. Aamin YRA.

Malam ini beliau berbagi tentang Penulisan buku. Awalnya beliau menulis 'lagi' adalah semenjak pandemi, lebih tepatnya mulai bulan April 2020. Beliau mulai lagi hasrat terpendam beliau untuk menulis. Apalagi setelah tergabung ke dalam grup menulis dengan Om Jay dkk, hasrat itu tambah besar. Dan terhitung hingga akhir tahun 2020 kemarin,, Alhamdulillah ada 8 buku yang berhasil tertulis,,4 buku solo dan 4 buku antologi.

Karya yang telah beliau hasilkan :

1.    Bersama prof hebat, prof. Richardus Eko Indrajit berhasil terbit di penerbit Andi.



2.    Karya kedua merupakan naskah antologi bersama gelombang 8 berjudul Kisah inspiratif sang guru.

3.  Buku antologi dengan para peserta di beberapa gelombang lomba blog yang diadakan Om Jay yang hasilnya karya tersebut dibukukan.

4.    Buku hasil resume menulis di pelatihan.



5.    Kembali kolaborasi dengan prof Eko, dan sekarang masih proses review di penerbit andi.



6.    Kiat Praktis  Menulis Modul Berbasis Riset.



7.    Antologi dengan 3 siswi hebat.



8.    Kompilasi dengan para penulis di YPTD, penerbit asuhan bapak Thamrin Dahlan

Selain buku, ada beberapa karya yang juga terbit di media cetak dan daring

Beberapa trik yang bapak ibu dapat gunakan jika ingin memiliki beberapa karya dalam waktu singkat yaitu:

1.    Mengikuti program menulis antologi atau kolaborasi

Jika bapak ibu belum pede untuk menulis solo, bapak ibu dapat mengikuti beberapa program menulis antologi ataupun kolaborasi dengan beberapa penulis.

Hal ini pula yang beliau lakukan, karena selain dapat belajar dari karya penulis lain, kita juga tidak dituntut menulis terlalu banyak bab untuk dijadikan buku.

2.    Menulis setiap hari di blog

3.    Cara ini adalah yang beliau lakukan ketika menjadi peserta di gelombang 8, waktu itu materi diberikan setiap malam, dan setelah materi selalu ada resume. Nah, resume tersebut beliau tulis satu persatu di blog pribadi beliau, hasilnya, jadilah 1 buku berjudul Jurus Jitu menulis dan berprestasi yang merupakan kumpulan resume dari pelatihan bersama Om Jay. Tulisan dengan TEMA yang SAMA dikumpulkan menjadi satu, untuk kemudian dibuatlah menjadi buku

4.    Menulis di media sosial

Beliau yakin peserta disini ada yang suka membuat status di Facebook atau instagram. Arahkan hobi ini untuk menulis sesuatu yang lebih berarti. Misal cerita motivasi, pengalaman pribadi ataupun cerpen, tulis secara konsisten, jika sudah banyak, tinggal jadikan buku.

5.    Menulis buku harian

6.    Nah, buku harian ternyata dapat berbuah karya sebuah buku lho bapak ibu. Cerita pribadi kita, saat kita sedang sedih, bahagia, atau apapun, kita dapat menuangkan rasa itu di buku harian kita. Tinggal nanti ubah cerita ini ke dalam karya fiksi atau pengalaman pribadi, jadikan buku.

7.    Ajak siswa untuk menulis

Bapak ibu disini sebagian besar berprofesi sebagai guru. Ajaklah siswa bapak ibu untuk ikut berkarya. Caranya, karya dapat dibuat berupa tugas siswa,.misal siswa diberikan tugas untuk menulis puisi, cerpen atau pantun.dengan tema tertentu. Lalu bukukan karya tersebut, pasti mereka senang. Atau juga ajaklah siswa tergabung dalam grup menulis, caranya dengan membuat WA grup menulis dengan siswa, sebarkan info ini ke wali kelas masing-masing, siswa yang tertarik dapat langsung masuk ke grup tersebut. Tentukan tema penulisan, berikan arahan, tinggal buat karya bersama.

Beliau belajar banyak cara penulisan buku dari buku UKTUB karya bp Akbar Zainuddin.

Ingat jurus TOJTRP dari pak Akbar :

1.    Tema

Tentukan tema buku yang akan ditulis

2.    Outline / TOC/ Daftar isi

Dalam penulisan buku, pembuatan TOC / outline/ daftar isi merupakan langkah kedua setelah penentuan tema.

Beberapa alasan pentingnya pembuatan daftar isi yaitu

a)      Daftar isi merupakan kerangka pikiran kita dalam menuangkan setiap ide dalam buku yg akan kita tulis.

b)      Membantu menjabarkan tiap bab dan sub bab dalam buku.

c)      Kita dapat mengetahui awal dan akhir dari buku kita melalui daftar isi ini.

d)     Membantu kita dalam mencari referensi / pustaka yang kita butuhkan.

e)      Agar tulisan dalam buku kita lebih terfokus dan tidak sampai keluar bahasan / topic

f)       Dan yang paling penting, adanya daftar isi ini akan membantu kita untuk menjadwalkan kapan buku kita harus selesai. Dengan kata lain target waktu selesainya buku. Misal jika kita memiliki 5 bab dalam daftar isi, kita mungkin dapat menargetkan kelima bab ini harus selesai dalam 5 bulan. Berarti 1 bab harus selesai dalam 1 bulan. Dengan cara ini, maka buku kita akan cepat selesai karena kita sudah memiliki target penyelesaian.

Cara membuat daftar isi:

1)      Untuk naskah non fiksi

Ikuti pedoman 2W+ 1H

2)      Bab awal merupakan bab yang menjawab why, artinya mengapa. Dalam hal ini Bab awal dapat berupa Mengapa … , Pentingnya … , Alasan …

3)      Bab selanjutnya menjawab WHAT (apa)

Artinya bab tersebut menjelaskan pengertian, jenis, atau mungkin ciri khusus dari apa yang akan kita tulis di buku kita. Sebagai contoh Mengenal Media ... , Apa Itu Media ..., Spesifikasi Media ...

4)      Bab akhir, biasanya menjawab HOW (bagaimana). Nah, untu menjawab HOW ini, dapat dibuat lebih dari 1 bab karena How meliputi tahap pembuatan, pelaksanaan, penerapan, hasil dan kelebihan serta kekurangan.  Misal : Penerapan Model ... , Implementasi … , Perancangan... , Hubungan Model ... , Kelebihan Dan Kekurangan Model ....

Sedangkan untuk Naskah Fiksi seperti novel, cara membuat daftar isi:

1)      Tentukan prolog

Biasanya pengenalan tokoh, setting cerita, awal cerita. Biasanya di prolog ini belum ada konflik, alur juga belum terlalu terlihat karena masih merupakan bagian awal dari cerita

2)      Tentukan konflik cerita, biasanya di bab2 pertengahan sudah mulai muncul apa yang menjadikan konflik atau permasalahan dari cerita itu. Ini merupakan bab inti karena di dalamnya ada hikmah yang dapat diambil dari pembaca

3)      Tentukan klimaks dari konflik. Ini biasanya masih ada di bab pertengahan yang merupakan puncak dari konflik yang terjadi.

4)      Tentukan solusi dari konflik yang ada.

5)      Ini merupakan bagian bab sebelum akhir bab. Biasanya penulis menyajikan solusi permasalahan dari konflik.

Setelah membuat daftar isi baik untuk naskah fiksi atau non fiksi, kembangkan tulisan dari daftar isi tersebut. Tuliskan sesuai dengan apa yang bapak ibu rancang dalam daftar isi. Jika di tengah jalan, akan ada tambahan daftar isi, hal ini tentunya tidak masalah asal tambahan tersebut tidak keluar dari tema yang telah ditentukan.

Referensi untuk mendukung penulisan buku. Baik buku fiksi atau non fiksi, wajib ada referensi. Beda memang, tapi ini sangat berguna.

 

3.    Jadwal

Jadwal kita tentukan berdasarkan outline yang kita buat, misal kita ingin 1 bulan selesai sementara kita memiliki 5 bab di outline kita, tinggal dibagi saja waktu 1 bulan itu dengan 5 bab. Itu adalah waktu kita menyelesaikan buku 5 Bab dalam 1 bulan

 

4.    Tulis

Setelah outline oke, jadwal fix , referensi siap, tinggal tulis sesuai dengan outline yang kita buat.

 

5.    Revisi

Ini yang biasanya waktunya paling lama. Setelah semua tulisan selesai hingga bab akhir, lakukan revisi. Revisi dapat dilakukan dengan swaeditinv atau dengan bantuan. Beliau biasanya meminta bantuan. Caranya beliau minta beberapa teman membaca naskah beliau,,ini sangat berguna untuk menemukan kesalahan dalam penulisan buku beliau. Baik dalam hal EYD, struktur kalimat atau pemilihan kosa kata. Dengan demikian, hasil buku kita akan lebih renyah ketika dibaca.

 

6.    Terakhir penerbit

Setelah semua beres, naskah lengkap sudah editing, pelengkap naskah sudah oke, tinggal masukkan ke penerbit. Boleh penerbit mayor atau indie. Pasti ada plus minusnya.

 

Pada sesi Tanya jawab,pertama kali Pak Miftah dari Demak Jawa Tengah mengajukan pertanyaan terkait judul yang keren "produktif menulis buku" yang mana notabene bu Nora memiliki basic yang mumpuni, hobi ikut lomba karya ilmiah, dan sebagai pembina ekstra Karya ilmiah. Dengan lembut beliau menjawab, “Pada dasarnya semua orang pasti bisa menulis, karena dasar dari menulis adalah berbicara dan membaca. Hanya saja keterampilan ini kurang terasah. Kita lebih suka berbicara. Beliau yakin, jika kita diminta bercerita sesuatu, pasti akan sangat lancar. Lain halnya ketika hal ini dituangkan dalam bentuk tulisan. Bingung diksi, EYD, struktur kalimat, dan lain sebagainya. Sebagai awalan, tulislah sesuatu yang kita sukai. Kita suka traveling, ceritakan objek-objek yang kita datangi. Kita suka belanja, review produk- produk yang kita beli dan lain sebagainya. Ketika menulis, tulis sebebas-bebasnya, lupakan masalah diksi, EYD dan lain2. Tulis hingga selesai terlebih dulu, baru deh jika sudah selesai, dibaca berulang-ulang.

Pengalaman pribadi pun juga dapat dijadikan tulisan lho, misal kisah bapak ketika awal pertama mengenal istri, hingga menikah, hingga punya anak. Atau kisah sebagai seorang guru, suka dukanya. Tulis seputar keseharian kita, nanti pasti akan mudah karena kita mengalami sendiri hal tersebut.

Pertanyaan menarik dating dari Ibu Nurus Sholikhah dr SMPN 2 Matan Hilir Selatan Ketapang Kalbar, mengajukan pertanyaan, “Bagaimana cara menerbitkan buku antologi bersama siswa? Apakah prosesnya lama, apa saja syarat- syarat nya? Dan naskahnya diserahkan kpd siapa kalau sudah jadi?

Dengan mengetik pesan pada WAG, Bu Nora menjawab, “Untuk buku bersama siswa, proses dari perekrutan siswa- siswi yang gemar menulis tentunya, setelah itu tentukan tema tulisan, untuk buku pertama tema tentang buku pengalaman selama pandemi, dilihat dari sudut pandang sebagai siswa, anak, tetangga dan seorang warga negara tentunya. Lalu minta anak- anak menulis sesuai dengan tema yang ada dengan gaya bahasa mereka  sendiri. Berikan deadline pengumpulan naskah. Lalu edit naskah tersebut agar lebih enak ketika dibaca. Terbitkan deh. Untuk proses penerbitan, beliau meminta bantuan penerbit YPTD asuhan pak Thamrin Dahlan dan itu GRATIS hehe... Syarat khusus tidak ada, hanya kirimkan naskah lengkap dengan cover, daftar isi, kata pengantar dan sinopsis. Jika semua sudah lengkap, tinggal kirimkan ke penerbit yang dituju. Cepat lamanya suatu proses penulisan buku tergantung penulis Bu. Maka dari itu kita harus berikan deadline, karena dengan deadline tersebut, semua akan terjadwal sesuai rencana kita. Jika tidak, maka akan molor dan semakin molor yang akhirnya naskah buku tidak pernah selesai”.

Malam ini begitu seru dan semarak karena adanya penghargaan bagi beberapa penanya terpilih berupa buku. Selamat kepada Bu Mujiatun Lampung, Pak Miftah, dan Ibu Nurus Kalimantan Barat.

Terima kasih banyak Om Jay dan rekan, semoga kegiatan ini terus eksis dan semakin Berjaya agar dapat menjadi semangat bagi para guru dan siswa dalam meningkatkan ketrampilan membaca dan menulis.

23 komentar:

  1. Lengkap resume yang dibuat. Semoga menginspirasi semua yang membacanya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Makasih Bu Sutri. Salam literasi

      Hapus
    2. Alhamdulillah...sudah saya baca. Salam literasi

      Hapus
  2. Balasan
    1. Masih perlu perbaikan tata bahasa,maklum masih amatiran, hehehe. Tetap semangat ya Bu Intan

      Hapus
  3. Balasan
    1. Terimakasih dah mampir Bu. Salam literasi

      Hapus
  4. https://gupres2020.blogspot.com/2021/01/rekam-jejak-penulis-antar-masa.html

    Mampir juga yaa di blogku..

    BalasHapus
  5. Masya Allah, resume Bu Yuli mantap dan TOP banget.Lengkap, rapi, dan sistematis.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Makasih Bu Muji, dah berkenan mampir dan komen😊

      Hapus
    2. Makasih Bu Muji, dah berkenan mampir dan komen😊

      Hapus
  6. Waah keren, lengkap dan sempurna. Good job. Lanjutkan!

    BalasHapus
  7. Balasan
    1. Terima kasih pak, sudah bersedia mampir kemari

      Hapus
  8. Mantap, keren bu. Salam literasi. Lanjutkan!

    BalasHapus