Menulis
Jitu dengan Jurus TOJTRP
18 Januari 2020
Oleh
Yuliani, S.Pd
(Guru
SD Negeri 7 Nisam Kab. Aceh Utara)
Mengawali pertemuan
Belajar Menulis malam ini, Om Jay mempersilahkan Bu Aam Nurhasanah dari Lebak
Banten sebagai moderator untuk memimpin diskusi dengan narasumber hebat yaitu Ibu
Noralia Purwa Yunita, M.Pd. kelahiran
Kudus, 12 Juni 1989.
Beliau putri pertama
dari dua bersaudara dari pasangan Bapak Ali Achmadi, S.Pd dan ibu Noor
Fatkhiyah, S.Pd.SD. Setelah kuliah program sarjana di Univeritas Negeri
Semarang lalu melanjutkan program magister pendidikan di Universitas Negeri
Semarang. Saat ini beliau bekerja sebagai pengajar di SMP Negeri 8 Semarang.
Selain mengajar, penulis juga sebagai penulis baru di Yayasan Pusaka Thamrin
Dahlan, tim penulis buku ajar di PENERBIT Bumi Aksara, penulis di Penerbit
Inovasi Publishing, penulis baru di penerbit Mayor Andi Offset, tim pengembang
IT SMP NEGERI 8 Semarang, SLCC PGRI Jawa Tengah, anggota komunitas koordinator
virtual Indonesia (KKVI), anggota Musyawarah Guru Mata Pelajaran Prakarya dan IPA,
serta Pembimbing ekstrakurikuler KIR SMP.
Prestasi yang pernah
diraih penulis adalah Juara Harapan I lomba karya tulis di Universitas Negeri
Semarang, program pendanaan Dinas Provinsi Jawa Tengah pada program fasilitasi
karya ilmiah tingkat Provinsi Jawa Tengah, Program pendanaan LPPM pada usulan
program pengabdian masyarakat, program pendanaan DIKTI pada program kreativitas
mahasiswa tingkat nasional, pendanaan program Student Grand Hibah I'm Here
DIKTI, serta sebagai pembimbing yang mengantarkan tim menjadi juara I lomba
karya tulis ilmiah SMA tingkat Jawa tengah.
Karya yang sudah dibuat
meliputi bahan ajar Kimia SMA, buku antologi "Menciptakan pola
pembelajaran efektif dari rumah", buku seri ekoji academy "Digital
Mindset" dan "Gamifikasi", buku " Jurus Jitu Menulis dan
Berprestasi", buku "kiat praktis menulis modul berbasis riset"
yang merupakan ubahan dari tesis menjadi buku, buku antologi "Kisah
Inspiratif Sang Guru", antologi dengan siswa " Aku dan Corona",
kompilasi penulis YPTD "Prahara di Tengah Corona" dan beberapa
artikel yang telah dimuat di media daring dan cetak. Saat ini sedang tahap
penyelesaian naskah untuk e-book "Merdeka Belajar : Konsep Revolusi
Pendidikan Abad 21", naskah "Mobile Learning", dan beberapa naskah
antologi baik kolaborasi antar guru dan siswa.
Bu Nora dapat dihubungi
melalui email : noraliapurwa@gmail.com atau pada nomor whatsapp ; 087786578494
dan instagram : noralia_needtha.
Sebelum memulai materi,
beliau minta ijin sejenak kepada bapak ibu untuk berdoa terkhusus kepada
saudara 2 kita di Kalimantan Selatan, Sulawesi barat dan daerah lain yang
sedang tertimpa musibah, semoga selalu dalam perlindungan Tuhan YME, diberikan
kesehatan, keselamatan, kesabaran dan kekuatan dalam menghadapi segala musibah
yang ada. Dan semoga keadaan segera pulih seperti semula. Aamin YRA.
Malam ini beliau berbagi
tentang Penulisan buku. Awalnya beliau menulis 'lagi' adalah semenjak pandemi, lebih
tepatnya mulai bulan April 2020. Beliau mulai lagi hasrat terpendam beliau
untuk menulis. Apalagi setelah tergabung ke dalam grup menulis dengan Om Jay
dkk, hasrat itu tambah besar. Dan terhitung hingga akhir tahun 2020 kemarin,,
Alhamdulillah ada 8 buku yang berhasil tertulis,,4 buku solo dan 4 buku
antologi.
Karya yang telah beliau
hasilkan :
1. Bersama
prof hebat, prof. Richardus Eko Indrajit berhasil terbit di penerbit Andi.
2. Karya
kedua merupakan naskah antologi bersama gelombang 8 berjudul Kisah inspiratif
sang guru.
3. Buku antologi dengan para peserta di beberapa gelombang lomba blog yang diadakan Om Jay yang hasilnya karya tersebut dibukukan.
4. Buku
hasil resume menulis di pelatihan.
5. Kembali
kolaborasi dengan prof Eko, dan sekarang masih proses review di penerbit andi.
6. Kiat
Praktis Menulis Modul Berbasis Riset.
7. Antologi
dengan 3 siswi hebat.
8. Kompilasi
dengan para penulis di YPTD, penerbit asuhan bapak Thamrin Dahlan
Selain buku, ada
beberapa karya yang juga terbit di media cetak dan daring
Beberapa trik yang
bapak ibu dapat gunakan jika ingin memiliki beberapa karya dalam waktu singkat
yaitu:
1. Mengikuti
program menulis antologi atau kolaborasi
Jika bapak ibu belum pede untuk menulis
solo, bapak ibu dapat mengikuti beberapa program menulis antologi ataupun
kolaborasi dengan beberapa penulis.
Hal ini pula yang beliau lakukan, karena
selain dapat belajar dari karya penulis lain, kita juga tidak dituntut menulis
terlalu banyak bab untuk dijadikan buku.
2. Menulis
setiap hari di blog
3. Cara
ini adalah yang beliau lakukan ketika menjadi peserta di gelombang 8, waktu itu
materi diberikan setiap malam, dan setelah materi selalu ada resume. Nah,
resume tersebut beliau tulis satu persatu di blog pribadi beliau, hasilnya, jadilah
1 buku berjudul Jurus Jitu menulis dan berprestasi yang merupakan kumpulan
resume dari pelatihan bersama Om Jay. Tulisan dengan TEMA yang SAMA dikumpulkan
menjadi satu, untuk kemudian dibuatlah menjadi buku
4. Menulis
di media sosial
Beliau yakin peserta disini ada yang
suka membuat status di Facebook atau instagram. Arahkan hobi ini untuk menulis
sesuatu yang lebih berarti. Misal cerita motivasi, pengalaman pribadi ataupun
cerpen, tulis secara konsisten, jika sudah banyak, tinggal jadikan buku.
5. Menulis
buku harian
6. Nah,
buku harian ternyata dapat berbuah karya sebuah buku lho bapak ibu. Cerita
pribadi kita, saat kita sedang sedih, bahagia, atau apapun, kita dapat
menuangkan rasa itu di buku harian kita. Tinggal nanti ubah cerita ini ke dalam
karya fiksi atau pengalaman pribadi, jadikan buku.
7. Ajak
siswa untuk menulis
Bapak ibu disini sebagian besar berprofesi sebagai
guru. Ajaklah siswa bapak ibu untuk ikut berkarya. Caranya, karya dapat dibuat
berupa tugas siswa,.misal siswa diberikan tugas untuk menulis puisi, cerpen
atau pantun.dengan tema tertentu. Lalu bukukan karya tersebut, pasti mereka
senang. Atau juga ajaklah siswa tergabung dalam grup menulis, caranya dengan
membuat WA grup menulis dengan siswa, sebarkan info ini ke wali kelas
masing-masing, siswa yang tertarik dapat langsung masuk ke grup tersebut.
Tentukan tema penulisan, berikan arahan, tinggal buat karya bersama.
Beliau belajar banyak cara
penulisan buku dari buku UKTUB karya bp Akbar Zainuddin.
Ingat jurus TOJTRP dari
pak Akbar :
1.
Tema
Tentukan tema buku yang akan ditulis
2.
Outline
/ TOC/ Daftar isi
Dalam penulisan buku, pembuatan TOC /
outline/ daftar isi merupakan langkah kedua setelah penentuan tema.
Beberapa alasan pentingnya pembuatan
daftar isi yaitu
a) Daftar
isi merupakan kerangka pikiran kita dalam menuangkan setiap ide dalam buku yg akan
kita tulis.
b) Membantu
menjabarkan tiap bab dan sub bab dalam buku.
c) Kita
dapat mengetahui awal dan akhir dari buku kita melalui daftar isi ini.
d) Membantu
kita dalam mencari referensi / pustaka yang kita butuhkan.
e) Agar
tulisan dalam buku kita lebih terfokus dan tidak sampai keluar bahasan / topic
f) Dan
yang paling penting, adanya daftar isi ini akan membantu kita untuk
menjadwalkan kapan buku kita harus selesai. Dengan kata lain target waktu
selesainya buku. Misal jika kita memiliki 5 bab dalam daftar isi, kita mungkin
dapat menargetkan kelima bab ini harus selesai dalam 5 bulan. Berarti 1 bab harus
selesai dalam 1 bulan. Dengan cara ini, maka buku kita akan cepat selesai
karena kita sudah memiliki target penyelesaian.
Cara
membuat daftar isi:
1) Untuk
naskah non fiksi
Ikuti pedoman 2W+ 1H
2) Bab
awal merupakan bab yang menjawab why, artinya mengapa. Dalam hal ini Bab awal
dapat berupa Mengapa … , Pentingnya … , Alasan …
3) Bab
selanjutnya menjawab WHAT (apa)
Artinya bab tersebut menjelaskan
pengertian, jenis, atau mungkin ciri khusus dari apa yang akan kita tulis di
buku kita. Sebagai contoh Mengenal Media ... , Apa Itu Media ..., Spesifikasi
Media ...
4) Bab
akhir, biasanya menjawab HOW (bagaimana). Nah, untu menjawab HOW ini, dapat
dibuat lebih dari 1 bab karena How meliputi tahap pembuatan, pelaksanaan,
penerapan, hasil dan kelebihan serta kekurangan. Misal : Penerapan Model ... , Implementasi … ,
Perancangan... , Hubungan Model ... , Kelebihan Dan Kekurangan Model ....
Sedangkan
untuk Naskah Fiksi seperti novel, cara membuat daftar isi:
1)
Tentukan prolog
Biasanya
pengenalan tokoh, setting cerita, awal cerita. Biasanya di prolog ini belum ada
konflik, alur juga belum terlalu terlihat karena masih merupakan bagian awal
dari cerita
2)
Tentukan konflik cerita, biasanya di
bab2 pertengahan sudah mulai muncul apa yang menjadikan konflik atau
permasalahan dari cerita itu. Ini merupakan bab inti karena di dalamnya ada
hikmah yang dapat diambil dari pembaca
3)
Tentukan klimaks dari konflik. Ini
biasanya masih ada di bab pertengahan yang merupakan puncak dari konflik yang
terjadi.
4)
Tentukan solusi dari konflik yang ada.
5)
Ini merupakan bagian bab sebelum akhir
bab. Biasanya penulis menyajikan solusi permasalahan dari konflik.
Setelah
membuat daftar isi baik untuk naskah fiksi atau non fiksi, kembangkan tulisan
dari daftar isi tersebut. Tuliskan sesuai dengan apa yang bapak ibu rancang
dalam daftar isi. Jika di tengah jalan, akan ada tambahan daftar isi, hal ini
tentunya tidak masalah asal tambahan tersebut tidak keluar dari tema yang telah
ditentukan.
Referensi untuk mendukung penulisan
buku. Baik buku fiksi atau non fiksi, wajib ada referensi. Beda memang, tapi
ini sangat berguna.
3.
Jadwal
Jadwal kita tentukan berdasarkan outline
yang kita buat, misal kita ingin 1 bulan selesai sementara kita memiliki 5 bab di
outline kita, tinggal dibagi saja waktu 1 bulan itu dengan 5 bab. Itu adalah
waktu kita menyelesaikan buku 5 Bab dalam 1 bulan
4.
Tulis
Setelah outline oke, jadwal fix ,
referensi siap, tinggal tulis sesuai dengan outline yang kita buat.
5.
Revisi
Ini yang biasanya waktunya paling lama.
Setelah semua tulisan selesai hingga bab akhir, lakukan revisi. Revisi dapat
dilakukan dengan swaeditinv atau dengan bantuan. Beliau biasanya meminta
bantuan. Caranya beliau minta beberapa teman membaca naskah beliau,,ini sangat
berguna untuk menemukan kesalahan dalam penulisan buku beliau. Baik dalam hal
EYD, struktur kalimat atau pemilihan kosa kata. Dengan demikian, hasil buku
kita akan lebih renyah ketika dibaca.
6.
Terakhir
penerbit
Setelah semua beres, naskah lengkap sudah editing,
pelengkap naskah sudah oke, tinggal masukkan ke penerbit. Boleh penerbit mayor
atau indie. Pasti ada plus minusnya.
Pada sesi Tanya jawab,pertama
kali Pak Miftah dari Demak Jawa Tengah mengajukan pertanyaan terkait judul yang
keren "produktif menulis buku" yang mana notabene bu Nora memiliki
basic yang mumpuni, hobi ikut lomba karya ilmiah, dan sebagai pembina ekstra
Karya ilmiah. Dengan lembut beliau menjawab, “Pada dasarnya semua orang pasti
bisa menulis, karena dasar dari menulis adalah berbicara dan membaca. Hanya
saja keterampilan ini kurang terasah. Kita lebih suka berbicara. Beliau yakin,
jika kita diminta bercerita sesuatu, pasti akan sangat lancar. Lain halnya
ketika hal ini dituangkan dalam bentuk tulisan. Bingung diksi, EYD, struktur
kalimat, dan lain sebagainya. Sebagai awalan, tulislah sesuatu yang kita sukai.
Kita suka traveling, ceritakan objek-objek yang kita datangi. Kita suka
belanja, review produk- produk yang kita beli dan lain sebagainya. Ketika
menulis, tulis sebebas-bebasnya, lupakan masalah diksi, EYD dan lain2. Tulis
hingga selesai terlebih dulu, baru deh jika sudah selesai, dibaca
berulang-ulang.
Pengalaman pribadi pun
juga dapat dijadikan tulisan lho, misal kisah bapak ketika awal pertama
mengenal istri, hingga menikah, hingga punya anak. Atau kisah sebagai seorang
guru, suka dukanya. Tulis seputar keseharian kita, nanti pasti akan mudah
karena kita mengalami sendiri hal tersebut.
Pertanyaan menarik dating
dari Ibu Nurus Sholikhah dr SMPN 2 Matan Hilir Selatan Ketapang Kalbar,
mengajukan pertanyaan, “Bagaimana cara menerbitkan buku antologi bersama siswa?
Apakah prosesnya lama, apa saja syarat- syarat nya? Dan naskahnya diserahkan
kpd siapa kalau sudah jadi?
Dengan mengetik pesan
pada WAG, Bu Nora menjawab, “Untuk buku bersama siswa, proses dari perekrutan
siswa- siswi yang gemar menulis tentunya, setelah itu tentukan tema tulisan,
untuk buku pertama tema tentang buku pengalaman selama pandemi, dilihat dari
sudut pandang sebagai siswa, anak, tetangga dan seorang warga negara tentunya. Lalu
minta anak- anak menulis sesuai dengan tema yang ada dengan gaya bahasa
mereka sendiri. Berikan deadline
pengumpulan naskah. Lalu edit naskah tersebut agar lebih enak ketika dibaca.
Terbitkan deh. Untuk proses penerbitan, beliau meminta bantuan penerbit YPTD
asuhan pak Thamrin Dahlan dan itu GRATIS
hehe... Syarat khusus tidak ada, hanya kirimkan naskah lengkap dengan cover,
daftar isi, kata pengantar dan sinopsis. Jika semua sudah lengkap, tinggal
kirimkan ke penerbit yang dituju. Cepat lamanya suatu proses penulisan buku
tergantung penulis Bu. Maka dari itu kita harus berikan deadline, karena dengan
deadline tersebut, semua akan terjadwal sesuai rencana kita. Jika tidak, maka
akan molor dan semakin molor yang akhirnya naskah buku tidak pernah selesai”.
Malam ini begitu seru
dan semarak karena adanya penghargaan bagi beberapa penanya terpilih berupa buku.
Selamat kepada Bu Mujiatun Lampung, Pak Miftah, dan Ibu Nurus Kalimantan Barat.
Terima kasih banyak Om
Jay dan rekan, semoga kegiatan ini terus eksis dan semakin Berjaya agar dapat
menjadi semangat bagi para guru dan siswa dalam meningkatkan ketrampilan
membaca dan menulis.







Lengkap resume yang dibuat. Semoga menginspirasi semua yang membacanya
BalasHapusMakasih Bu Sutri. Salam literasi
HapusAlhamdulillah...sudah saya baca. Salam literasi
HapusWow...perfec bagi saya pribadi full..
BalasHapusMasih perlu perbaikan tata bahasa,maklum masih amatiran, hehehe. Tetap semangat ya Bu Intan
HapusMantaap..teman.. salam literasi
BalasHapusTerimakasih dah mampir Bu. Salam literasi
Hapushttps://gupres2020.blogspot.com/2021/01/rekam-jejak-penulis-antar-masa.html
BalasHapusMampir juga yaa di blogku..
Ya Bu, makasih
HapusMasya Allah, resume Bu Yuli mantap dan TOP banget.Lengkap, rapi, dan sistematis.
BalasHapusMakasih Bu Muji, dah berkenan mampir dan komen😊
HapusMakasih Bu Muji, dah berkenan mampir dan komen😊
HapusKeren Bu Yuli....
BalasHapustetap semangat
Makasih Bunda
HapusMakasih Bunda
HapusLuar biasa bu...lengkap
BalasHapusTerima kasih pak sudah mampir
HapusWaah keren, lengkap dan sempurna. Good job. Lanjutkan!
BalasHapusTerima kasih. Siap. Salam literasi
Hapuskeren,,, lengkap
BalasHapusTerima kasih pak, sudah bersedia mampir kemari
HapusMantap, keren bu. Salam literasi. Lanjutkan!
BalasHapusMakasih Pak Nana. Siap. Salam literasi
Hapus