Assalamu ‘alaikum warrahmatullahi wabarakatuh,
1.1.a.9. Koneksi Antar Materi - Kesimpulan dan Refleksi Pemikiran Ki Hadjar Dewantara
(Yuliani, S.Pd - CGP Angkatan 4 Kab. Aceh Utara)
Setelah saya mempelajari keseluruhan materi dari
Pembelajaran 1 hingga Pembelajaran 6 dan memperkuat koneksi antar materi, saya
mencoba untuk memaparkan kesimpulan dan refleksi
pengetahuan dan pengalaman baru yang saya pelajari dari pemikiran Ki Hadjar
Dewantara.
Sebelum mempelajari modul 1.1. saya percaya bahwa
murid di kelas saya akan mampu mengikuti pembelajaran dengan baik jika saya mau
beusaha dan bekerja keras dalam melatih mereka untuk mau dan mampu membaca dan
menulis. Suasana belajar nyaman dan tenang kendati siswa tidak memahami apa
yang saya sampaikan. Saya memberikan reward
and punishment namun ternyata belum mencapai target hasil belajar sesuai
dengan KKM yang saya terapkan.
Setelah mempelajari modul 1.1, saya mencoba
memperbaiki pola pikir dan perilaku saya dengan lebih menghamba pada siswa.
Menghamba disini bukan dimaksudkan menjadi budak. Namun kita sebagai seorang
guru tidak mengharap apapun pada anak dan berserah diri. Pendidikan KHD berasas
kekeluargaan. Saya harus bisa menjadikan siswa sebagai anak kandung, dimana
kesalahan sang anak bukan dosa tapi sebuah kesalahan yang bisa koreksi untuk
berkembang bakatnya.
Berikut sedikit rangkuman materi yang saya rekam melalui kegiatan Webinar pertama CGP Angkatan 4 bersama Bapak Sigit Kurniawan.
Sebagaimana yang disampaikan oleh Ki Priyo, Jumat, 29 Oktober 2021 pada Webinar Nasional Pendidikan Guru Penggerak Angkatan 4 Memaknai Filosofi Pendidikan Ki Hadjar Dewantara pada link https://www.youtube.com/watch?v=y3taiy7_tLo bahwa bakat anak dapat disalurkan melalui kodrat sang anak, yaitu “dolanan (bermain)”. Menuntun sang anak dalam belajar dengan gembira bukan dengan hukuman. Talenta anak akan berkembang maksimal akan berkembang asal selaras dengan kemajuan kodrat alam dan kodrat zaman. Kodrat alam adalah kuasa Allah SWT sementara kodrat zaman dibentuk oleh adat dan kebudayaan manusia.
Hal yang bisa segera saya terapkan lebih baik agar
kelas saya mencerminkan pemikiran KHD yaitu dengan menerapkan Merdeka Belajar
yang sesuai dengan semboyan Ing Ngarso
Sung Tulodo Ing Madya Mangun Karsa, Tut Wuri Handayani. Yang dapat saya
pahami bahwa didepan, seorang guru atau pendidik harus menjadi panutan atau
memberikan contoh, di tengah membangun atau memberikan semangat,
kemauan, atau niat serta dari belakang memberikan semangat atau dorongan.
Demikianlah kesimpulan dan refleksi yang dapat saya
paparkan.
Bagus bu.. Tampil beda dan kreatif.
BalasHapusMantap kak Yuli. Jelas, akurat dan bermanfaat
BalasHapus