1.3.a.7.1. Demonstrasi Kontekstual - Menerapkan Inkuiri Apresiatif
Yuliani, S.Pd
Assalamu 'alaikum warrahmatullahi wabarakatuh,
Keadaan ini berlatar belakang siswa di SD Negeri 7 Nisam Kab. Aceh Utara dengan dampak Pandemi, pembelajaran tatap muka tidak berlaku dengan normal sehingga banyak peserta didik yang tidak maksimal dalam proses dan hasil pembelajaran. Pertimbangan saya ketika merumuskan rekomendasi untuk mengenali serta menumbuhkan potensi murid-murid di SD Negeri 7 Nisam melalui tahapan BAGJA, saya rumuskan sebagai berikut:
|
B-uat pertanyaan (Define) |
|
1. Mengapa masih terdapat banyak siswa
kelas tinggi belum lancar membaca dan memahami apa yang ia baca? Tindakan yang dapat dilakukan untuk membantu siswa dapat membaca
lancar : -
Membuat program literasi sekolah -
Membuat sudut baca di kelas -
Membiasakan 15 menit membaca pada
kegiatan pendahuluan -
Membuat Mading Kelas -
Berkoordinasi dengan orang tua
siswa
2.. Mengapa mayoritas siswa tidak
terlibat aktif dalam pembelajaran? Tindakan yang dapat dilakukan untuk melibatkan siswa secara
aktif dalam pembelajaran :
|
|
A-mbil pelajaran (Discover) |
|
1. Kekuatan apa yang kami (saya dan tim) miliki dalam mencapai tujuan? Kekuatan yang kami miliki yaitu mayoritas Guru di sudah berpendidikan minimal S-1 dan bersertifikat Pendidik, mampu mengoperasikan komputer, mampu bekerja sama dalam tim, saling berkolaborasi dalam mencapai Visi Sekolah, mendapat dukungan penuh dari Kepala Sekolah, adanya koordinasi dengan Pengawas Sekolah, Komite Sekolah dan Wali Murid.
2.
Apa daya pendukung
yang dimiliki dalam mencapai tujuan?
|
|
G-ali mimpi (Dream) |
|
1.
Apa yang menjadi
impian Anda tentang siswa dan sekolah Anda? Yang menjadi impian saya pada masa depan adalah melalui
merdeka belajar, SD Negeri 7 Nisam mampu mencetak generasi yang cerdas berkarakter
sesuai Profil Pelajar Pancasila dan mampu mengoperasikan komputer.
|
|
J-abarkan rencana (Design) |
|
1.
Strategi apa yang
harus dilakukan agar dapat mengatasi permasalahan yang muncul dan dapat
meraih apa yang Anda impikan? -
Membuat program literasi sekolah. Sekolah menyusun Program Literasi Sekolah yang pada
pelaksanaannya melibatkan semua Warga Sekolah, baik Pendidik, Tenaga
Kependidikan dan Siswa.
-
Membuat sudut baca di kelas Setiap Kelas membuat sebuah sudut baca dengan design yang
menarik dan berbeda yang dapat merangsang siswa untuk mau dan gemar membaca
-
Membiasakan 15 menit membaca pada
kegiatan pendahuluan Sesuai dengan Kurikulum 2013, melalui Pembelajaran
Tematik, kegiatan membaca 15 menit ini tidak harus membaca buku pelajaran
namun dapat diberikan Buku Penunjang sehingga lebih menarik minat siswa dalam
mengikuti pembelajaran.
-
Membuat Mading Kelas Majalah dinding yang dipasang pada setiap kelas dengan
memajang hasil karya siswa dan informasi-informasi penting mengenai
pengetahuan dengan tulisan singkat, padat dan jelas, tentunya akan mampu
menarik minat siswa dalam menggali informasi yang terpajang pada Mading.
-
Berkoordinasi dengan orang tua
siswa Orang tua siswa cukup berperan penting dalan kemajuan sang
anak, karena waktu bersama orang tua lebih banyak dibanding dengan waktu
siswa di sekolah. Orang tua dapat berperan aktif dalam mendampingi anak
belajar di rumah. Sehingga koordinasi yang baik antara Guru dan Orang
Tua/Wali siswa akan memberi dampak penting pada keberhasilan diri siswa.
-
Menggunakan media pembelajaran Audio Visual Media Pembelajaran Audio
Visual umumnya membuat siswa tertarik dan mampu meningkatkan pemahaman siswa
akan materi yang disampaikan guru. Setelah menyaksikan Video Pembelajaran
melalui Media Audio Visual, minta siswa menyampaikan kembali apa yang telah
mereka saksikan, melalui tulisan kemudian mempresentasikannya ke depan kelas.
- Membiasakan dan menstimulasi siswa agar mau dan berani
bertanya dan mengemukakan pendapatnya Beri pertanyaan dari yang paling mudah sehingga memancing
siswa untuk berkomentar, seperti: Apakah kalian suka dengan Video yang
barusan kalian saksikan? Menurutmu, bagian mana yang menarik untuk disimak?
Mengapa? Dan seterusnya.
-
Memberi applause
pada siswa yang mau menyampaikan pendapat dan menanggapi pendapat temannya
dengan bahasa yang santun dan jelas Siswa tentu akan merasa senang jika hasil kerjanya,
karyanya, pendapatnya dihargasi dan dipuji oleh teman dan gurunya. Beri
pemahaman pada siswa, tidak ada pendapat yang salah, jika masih ada yang
keliru dapat diluruskan bersama tanpa boleh dicemooh atau ditertawakan.
Applause merupakan salah satu bentuk penghargaan yang paling berharga dan
menyenangkan bagi siswa.
2.
Kapan Anda akan
menjalankan rencana dan strategi yang telah Anda susun? Setelah membuat perencanaaan yang matang dan mendiskusikan
bersama Dewan Guru dan Kepala Sekolah, saya akan langsung menjalankan rencana
dan strategi perubahan yang telah saya susun agar impian yang saya idamkan
dapat segera tercapai.
|
|
A-tur eksekusi (Deliver) |
|
1. Siapa saja yang akan
membantu Anda dalam menjalankan rencana dan strategi yang telah Anda susun? Dalam menjalankan rencaa dan strategi yang saya susun,
tentunya saya tidak sendiri. Adanya dukungan penuh dari Kepala Sekolah dan
kerja sama dengan rekan Guru serta siswa yang akan berperan penting dalam
pelaksanaan rencana dan Strategi yang disusun.
2. Bagaimana agar Anda
dan Tim tetap berkomitmen dalam mengeksekusi rencana dan strategi yang telah
Anda susun? Tetap menjaga komunikasi dan hubungan baik dengan Siswa,
Kepala Sekolah, Rekan Guru, Pengawas, Komite Sekolah, dan Wali Murid agar
kami tetap menjaga komitmen sesuai dengan rencana awal. Jika terdapat kendala
ditengah jalan, maka segera diskusikan dengan baik untuk mencari solusi
terbaik. |
Demikianlah yang dapat saya sampaikan, semoga bermanfaat.
Salam Guru Penggerak. Guru Bergerak, Indonesia Maju.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar