Selasa, 07 Juni 2022

3.3.a.6. Refleksi Terbimbing - Pengelolaan Program yang Berdampak pada Murid

Assalamu 'alaikum warrahmatullahi wabarakatuh,

Apa yang menarik bagi Anda setelah mempelajari pengelolaan program yang berdampak pada murid?

Hal yang menarik bagi saya setelah mempelajari pengelolaan program yang berdampak pada murid adalah sebagai saya menyadari bahwa sebagai pemimpin pembelajaran, guru harus berpihak pada murid. Disini, sebagai guru hendaknya dapat menumbuhkan karakter peserta didik dalam pembelajaran yang disesuaikan dengan potensi, minat dan bakat dari masing-masing murid. 

CGP diarahkan untuk dapat menjadi pemimpin bukan hanya dalam ruang lingkup kelas namun juga ruang lingkup yang lebih luas yaitu sekolah. CGP harus mampu membuat perencanaan program yang yang berdampak pada murid, dengan memanfaatkan aset-aset pendukung yang tersedia dalam upaya menjalankan program yang bertujuan pada keberhasilan proses dan hasil pembelajaran. 

Disini juga saya mempelajari bagaimana pengembangan kegiatan intrakurikuler, ko kurikuler dan ekstakurikuler sebagai sebuah pengelolaan program yang berdampak pada murid. Pengembangan ini melibatkan murid secara langsung dalam karena kegiatan ini mengedepankan aspek voice, choice dan ownership.   Murid diberikan kesempatan untuk memberikan pendapat dan merencanakan  proses kegiatan yang dilaksanakan (voice), murid diberikan kesempatan untuk memilih skill apa yang ingin dikembangkan (choice) dan kegiatan dilaksanakan dari perencanaan yang disusun dari inisiatif murid, oleh murid dan untuk murid (ownership).

Apa hal-hal baru yang Anda temukan dalam proses pembelajaran tentang pengelolaan program yang berdampak pada murid?

Saya juga menemukan hal yang mengejutkan dalam proses pembelajaran tentang pengelolaan program yang berdampak pada murid. Hal-hal baru tersebut yaitu sebelum menyusun suatu program kegiatan, analisislah terlebih dahulu tentang apa kemungkinan dampak dan resiko yang akan terjadi. Program kegiatan yang dirancang guru yang akan berdampak langsung pada siswa yaitu pada pelaksanaan pembelajaran di kelas. Dalam pelaksanaannya hendaknya pertimbangkan hasil evaluasi dari kegiatan sebelumnya dengan model 4F (Fact, Feeling, Finding, Future). Fact (Fakta) merupakan catatan objektif tentang apa yang telah terjadi. Feeling (Perasaan) merupakan reaksi emosional terhadap situasi yang terjadi. Finding (Temuan) merupakan pembelajaran konkret yang dapat diambil dari situasi tersebut. Dan Future (Masa depan) adalah menyusun pembelajaran pada masa yang akan datang.

Apa yang berubah yang akan Anda lakukan setelah memahami atau mempelajari materi ini?

Setelah memahami atau mempelajari materi ini, Insya Allah saya akan melakukan perubahan yaitu melaksanakan program kegiatan pengembangan murid dengan terlebih dahulu menganalisis dampak dan resiko yang terjadi kemudian melakukan pendekatan pengembangan komunitas berbasis aset.

Apa yang menantang  bagi Anda untuk memahami apa yang disampaikan dalam modul ini?

Hal yang menantang  bagi saya untuk memahami apa yang disampaikan dalam modul ini adalah program yang melibatkan orang tua murid dan penyusunan program melalui pendekatan BAGJA dalam pengelolaan sumber daya sekolah. Saya optimis bahwa dengan pendekatan BAGJA akan memberikan solusi alternatif atas permasalahan pembelajaran yang terjadi di kelas dan sekolah. Kita dapat mengidentifikasi dan memetakan apa saja sumber daya yang menjadi asset yang dapat diberdayakan sebagai sumber kekuatan dalam menjalankan aksi-aksi pengimplementasian program kegiatan yang saya rancang. Apabila terdapat kendala yang menghadang, dapat diminimalisisr dengan terus memberdayakan semua asset yang dimiliki sebagai sebuah peluang. Jika semua yang dimiliki sekolah dipandang sebagai suatu kekuatan, maka sekolah tidak akan berfokus pada kekurangan melainkan berupaya untuk dapat memanfaatkan dan memberdayakan semua aset / sumber daya yang dimiliki sekolah.

Sumber-sumber dukungan yang saya miliki untuk membantu saya menyusun program yang berdampak pada murid.

Sumber-sumber dukungan yang saya miliki untuk membantu saya menyusun program yang berdampak pada murid selain diri sendiri juga Kepala Sekolah, rekan Guru, rekan tendik, murid, wali murid, komite sekolah, tokoh masyarakat, sarana dan prasarana sekolah, lingkungan sekitar, pemerintah setempat, dan dunia usaha, 

Demikianlah yang dapat saya sampaikan. Semoga bermanfaat.
Salam Guru Penggerak, Guru Bergerak Indonesia Maju.

Wassalamu 'alaikum warrahmatullahi wabarakatuh.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar