Assalamu 'alaikum warrahmatullahi wabarakatuh,
Hari ini hingga 12 hari ke depan, CGP Angkatan 4 Tahun 2021 akan mempelajari secara daring modul 1.2.
Sebagai langkah awal untuk mempelajari modul ini, ada tugas yang harus dikerjakan yaitu Mulai Dari Diri - Nilai dan Peran Guru Penggerak.
Tugas yang pertama adalah membuat Diagram Trapesium Usia saya sendiri dengan mengikuti instruksi berikut:
Saya akan membuat garis miring ke atas, lalu saya tuliskan usia saat saya menyelesaikan masa sekolah pada ujung garis tersebut.
Lanjutkan dengan membuat garis mendatar, yang menunjukkan usia kerja. Pada salah satu titik di garis tersebut, tuliskan angka yang menunjukkan usia Anda saat ini.
Saya membuat garis miring menurun untuk menandakan masa pensiun saya.
Saya harus mengingat dua peristiwa penting pada masa sekolah, satu peristiwa bernuansa positif dan satu lagi yang negatif. Saya harus mengingat dan menceritakan detail peristiwanya dan siapa saja yang terlibat. Kemudian, saya akan menuliskan angka pada garis naik yang menunjukkan pada usia berapa kedua peristiwa tersebut terjadi.
Saya menghitung selisih dari usia saya sekarang dan usia pada saat kedua peristiwa tersebut terjadi.
Pada saat saya berusia sekitar 14 tahun, masih di bangku SMP, saya mulai memperbaiki pola belajar saya. Saya termotiviasi dengan pesan bijak Ayah saya, "Tak perlu menjadi yang terbaik jika memang tak mampu, tapi teruslah berusaha untuk tidak menjadi yang terburuk".
Selain Matematika, Bahasa Inggris merupakan salah satu pelajaran favorit saya. Namun sayang, sekitar usia 17 tahun, saat duduk di tingkat 3 SMU, Guru Bahasa Inggris yang terkenal Killer ternyata bukan hanya isapan jempol. Beliau tak memberikan saya kesempatan untuk bertanya dan berkomentar. Beliau lebih memberikan peluang untuk maju bagi siswa-siswi yang berasal dari "Keluarga Kaya dan dekat dengan beliau". Pembelajaran berlangsung dengan tegang dan terasa menyesakkan bagi saya.
Pengalaman akan membentuk kedewasaan seseorang. Guru yang berpengalaman tentu mempunyai prior knowledge yang lebih baik dibanding mereka yang sedikit pengalaman.
Peristiwa yang terjadi pada diri seorang yang berjiwa pendidik, akan dapat menerapkan hal positif yang diterimanya terhadap anak didiknya dan membuang perilaku negatif, agar tak melukai hati dan mental anak didiknya.
Kalimat yang dapat menggambarkan nilai-nilai yang saya percayai sebagai seorang Guru, menggunakan kata-kata berikut: Guru, Murid, Belajar, Makna.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar