Minggu, 19 Juni 2022

3.3.a.10.2. Jurnal Refleksi - Minggu 24

Jurnal Refleksi Akhir PGP Angkatan 4

Oleh Yuliani, S.Pd

Assalamu 'alaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh,

Alhamdulillah segala puji dan syukur, saya panjatkan ke hadirat Allah SWT yang telah memberi saya rahmat dan kesempatan sehingga saya dapat menyelesaikan semua alur pembelajaran MERRDEKA pada Pendidikan Guru Penggerak (PGP) Tahun 2021 Angkatan 4 Kabupaten Aceh Utara.

Sangat banyak ilmu, pengalaman dan pemahaman yang saya dapatkan setelah kurang lebih 8 bulan mengikuti kegiatan sebagai Calon guru Penggerak. Ilmu, pengalaman dan pemahaman, tak hanya saya dapatkan melalui LMS semata namun juga melalui WAG dan kegiatan lokakarya bersama rekan CGP di Hotel Lido Graha Lhokseumawe. 

Pembelajaran daring Elaborasi Pemahaman bersama Instruktur melalui GMeet menjadi pertemuan terakhir kami pada hari Senin, 13 Juni 2022. Materi yang disajikan sangat menarik dan berkesan. Insya Allah akan menambah ide-ide baru dalam mengimplementasikan program yang berdampak pada murid di kelas yang saya ampu.

Lelah itu pasti, namun pantang untuk berhenti dan menyerah. Sebagaimana pepatah mengatakan, lebih baik mandi keringat di medan belajar daripada mandi darah di medan pertempuran. Saya memaknainya sebagai seorang guru harus senantiasa mengupdate diri dengan belajar keras dan menimba ilmu untuk terjun sebagai seorang pengajar dan pendidik yang profesional. 

Pada Lokakarya 6 yang dilaksanakan pada hari Sabtu tanggal 18 Juni 2022 di Hotel Lido Graha Lhokseumawe, kelompok kami dengan Pengajar Praktik Bapak Nasir, S.Pd berkolaborasi dengan kelompok dengan PP Bapak Riandi dan Bapak Mukhtar. Cukup seru dengan Ice Breaking Senam Otak, salah satu Ice Breaking yang saya sukai. 

Disini kami membahas tentang manajemen resiko, monitoring dan evaluasi. Saya dan rekan-rekan sedikit bingung karena materi ini tidak kami dapatkan untuk dipelajari di LMS, namun Alhamdulillah dengan sedikit pemaparan dari PP, kami berusaha menyelesaikan tugas-tugas yang diberikan. Hal ini tentunya menjadi pengalaman baru dan menambah pemahaman kami tentang bagaimana memanajemen resiko dan melaksanakan monitoring dan evaluasi. 

Kendala dalam setiap kegiatan pasti ada, namun saya tak menganggapnya sebagai sesuatu yang berarti dan menjadi tantangan yang membuat saya terhambat dalam mengimplementasikan pengalaman dan pemahaman yang saya peroleh di PGP. Saya menjadikan hal ini sebagai fokus kekuatan untuk mengembangkan diri.

Harapan saya, ke depan saya dapat terus berkolaborasi dengan semua aset pendukung baik biotik maupun abiotik agar pengimplementasian ilmu yang saya dapatkan di PGP ini mampu mencapai Visi yang telah kami buat. Proses pembelajaran di kelas harus mempertimbangkan kebutuhan belajar murid dengan penerapan budaya positif dan pembelajaran berdiferensiasi. Saya harus membuat perencanaan yang matang melalui  BAGJA dan mengambil keputusan yang tepat dengan menerapkan 9 langkah pengambilan keputusan sebagai pemimpin pembelajaran. 

Demikianlah refleksi saya kali ini.   Salam Guru Penggerak. Guru Bergerak Indonesia Maju.

Wassalamu 'alaikum warrahmatullahi wabarakatuh.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Best Practice Literasi dan Numerasi

Oleh Yuliani, S.Pd Assalamu 'alaikum warrahmatullahi wabarakatuh, Alhamdulillah saat ini penulis telah menyelesaikan rangkaian kegiatan ...