Minggu, 27 Maret 2022

Jurnal Refleksi - Minggu 12

 Oleh : Yuliani, S.Pd


Assalamu 'alaikum warrahmatullahi wabarakatuh,

Pengalaman saya mengikuti pembelajaran pada minggu ini penuh dengan tantangan. Saya mengikuti kegiatan Lokakarya 3 yang diselenggarakan secara online pada hari senin, 14 Maret 2022 dalam keadaan terbaring di RS. Terasa sangat melelahkan dan kurang puas karena saya tidak dapat berkosentrasi penuh dan berpartisipasi aktif mengikuti kegiatan. Kegiatan berlangsung seharian, dimulai pukul 07.45 WIB saya sudah standby disamping laptop. DItambah pada sore hari selesai kegiatan Lokakarya Online, dilanjutkan dengan Gmeet bersama Instruktur. Benar-benar terasa hari yang sangat melelahkan dan membosankan.

Saya sempat merasa marah dan kesal pada diri sendiri karena tidak dapat berkonsentrasi dan berpartisipasi aktif. Namun saya menyadari bahwa ini juga merupakan kesalahan saya yang terlalu memporsir diri dalam belajar dan kegiatan mengajar baik di kelas maupun di rumah bersama para rekan guru. Saya merasa dzalim terhadap tubuh saya karena kurang sempat beristirahat.

Yang tambah membuat saya kehilangan semangat adalah karena Dokter menyarankan saya untuk istirahat total minimal 2 minggu karena penyakit Types dan Drop Gula yang saya derita, sehingga saya tidak dapat menerapkan aksi nyata ke dalam kelas secara on time.

Hal baik yang saya alami dalam proses tersebut yaitu bahwa saya harus lebih baik dalam memanajemen waktu dan mengurangi beberapa kegiatan mengembangkan orang lain, untuk beberapa saat ini hingga kondisi saya kembali sehat dan saya juga harus dapat menjaga pola makan dan istirahat yang cukup. 

Hambatan atau kesulitan Anda selama proses pembelajaran pada minggu ini adalah tidak sanggup mengerjakan tugas-tugas dengan menggunakan laptop dan HP karena kondisi saya yang masih lemah dan tidak sanggup duduk lama.

Dalam mengatasi kendala tersebut, saya meminta bantuan suami untuk mencetak materi-materi yang ada di LMS untuk saya pelajari dan baca sembari tidur.  Selain itu, saya juga menelpon rekan CGP untuk meminta bantuan dalam memberi pemahaman tentang materi yang sedang berlangsung.

Selama pembelajaran berlangsung, walau lelah dan sempat pesimis, namun saya merasa senang karena adanya dukungan dari rekan CGP dan juga Bapak Fasilitator yang senantiasa memberi infromasi-informasi terkait jadwal kegiatan dan hal-hal yang harus dilakukan oleh kami, para CGP. Beliau juga mau memberi saran dan masukan melalui WA pribadi. Alhamdulillah hal ini menambah semangat s aya untuk segera sembuh dan dapat beraktifitas kembali. 

Pelajaran yang saya dapatkan dari proses ini adalah kerjasama dan komunikasi yang baik, sangat berpengaruh pada keberhasilan suatu kegiatan. Hal baru yang saya ketahui mengenai diri saya setelah proses ini yaitu bahwa saya bagai gelas kosong yang senantiasa siap diisi dengan ilmu-ilmu baru.

Yang bisa saya lakukan dengan lebih baik jika saya melakukan hal serupa di masa depan adalah saya dapat mengembangkan diri dengan lebih baik sebagai dasar mengembangkan orang lain.

Aksi/tindakan yang akan saya lakukan setelah belajar dari peristiwa ini antara lain adalah dengan terus menjaga kerja sama dan komunikasi dengan para pihak terkait serta mempraktekkan ilmu yang saya dapatkan pada anak didik di kelas yang saya ampu dan lingkungan belajar tempat saya bertugas.

Demikianlah Jurnal Refleksi Minggu ini yang dapat saya sampaikan.

Terima kasih. Wassalamu 'alaikum warrahmatullahi wabarakatuh.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Best Practice Literasi dan Numerasi

Oleh Yuliani, S.Pd Assalamu 'alaikum warrahmatullahi wabarakatuh, Alhamdulillah saat ini penulis telah menyelesaikan rangkaian kegiatan ...